BEST FATHER EVER
Kamis, 20 Oktober 2011
Selasa, 04 Oktober 2011
Minggu, 25 September 2011
Dan setelah ku berlari dari kasihMu
ku tak dapat temukan apapun
hanya penyesalan dan duka
hanya air mata dan Tuduhan
Namun ku tak menyangka
Engkau datang
Ku tak mengira Kau tetap mengasihi ku
setelah luka yang kubuat di hatiMu
Engkau masih mau memulihkan hatiku
Kaulah menjunanku, yang membuatku berharga
Tiada yang tau hati ku selain Engkau Allah ku
Engkaulah Bapaku, yang mengerti setiap air mataku
Tak kan tinggalkan ku itu JanjiMu
Kamis, 21 Juli 2011
Petualangan Dufan with FRIENDS ( 21 Juli 2011 )
Minggu, 17 Juli 2011
inspirasi : " BAYI ANNE " ( terangdunia.com)

Ada pasangan suami isteri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum mepunyai keturunan. Sejak sekitar 10 tahun, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang aborsi, karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi.
Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman dan sahabat, dan lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan mereka.
Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki-laki dan perempuan. Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi. Bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi kondisi bayi laki-laki. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki-lakinya.
Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang istri mengalami depresi. Pasangan ini bersikeras untuk tidak menggugurkan bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki-lakinya.
"Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak," kata sang ibu di sela tangisannya. Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah kehendak Tuhan.
Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencana-Nya di balik semua ini. Hal ini membuatnya lebih tabah. Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini. Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi mereka.
Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian. Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, di mana bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain?
Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus bersujud kepada Tuhan. Pada mulanya, mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencana-Nya sendiri.
Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat untuk dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam. Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anne , mereka akan mendonorkan organnya.
Ada dua bayi yang sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang menunggu donor organ bayi. Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi sebagai orang tua, di mana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne. Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi.
Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya dengan selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut, sang suami menggendong Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan tersenyum dengan manis. Senyuman Anne yang imut tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya.
Tidak ada kata-kata di dunia ini yang mampu menggambarkan perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa mereka sudah melakukan pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi Anne), mereka sangat bahagia melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka, mereka sangat sedih karena kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa jam saja. Sungguh tidak ada kata yang dapat mewakili perasaan pasangan tersebut. Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang berasal dari jiwa mereka yang terluka.
Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan untuk melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap bertahan hidup setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi keluarga tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah enam jam.
Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran organ. Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tersebut bahwa donor berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian. Pasangan tersebut sekarang sadar akan kehendak Tuhan. Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut, Anne adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil akan hidup dalam hati mereka selamanya.
Hal terpenting yang dapat kita renungkan dari kisah ini, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun bahkan seratus tahun. Hal yang benar-benar penting adalah apa yang kita telah kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat bagi orang lain dan bagi Kemuliaan Tuhan.
Terpukau akan Hadir Mu ( membawa sukacita )

Saat Tersadar
ku tlah berdiri terpendar
dari kenyataan yang getir
ditolak dan dihakimi
selalu menjadi sebuah kewajaran
tertunduk dan terpuruk dan terbujuk untuk berhenti
Namun setelahnya, ku temukan Kau temukan ku
di tempat yang ku tak duga sebelumnya
Kau datang dengan kasih...
Mengubah segalanya...
Kau pulihkan hati ku
Kau ubah ratapku jadi damai sejahterah
Kau ubah seluruh hidupku jadi sukacita...
dan sekarang ku temukan hidupku
ada ditangan Mu
hidup ku penuh harapan
dan semuanya membuat ku terpukau akan hadir Mu
Jumat, 24 Juni 2011
Baru ku mengerti

Betaoa baru ku mengerti
bahwa Kaulah yang terutama
Betama Baru ku pahami
Bahwa Kaulah yang paling Pertama
Tak bisa ku berjalan Tanpa Kasih Mu
Tak bisa ku melangkah tanpa Urapan Mu
Kudus mulia Engkau Bagi ku
Engakau Ajaib Perkasa dalam hidup ku
Kau Mulia Kau Baik
Kau Mulia Kau Baik
Kasih Setia Mu melebihi hidup
Kalau ku ada itu karna Kau mengasihi ku
Sampai mata tertutup
Ku tetap kagumi Mu
Rabu, 22 Juni 2011
Kau BAPA yang BAIK
Jumat, 17 Juni 2011

Tak bisa ku bayangkan hidup tanpa hadir MU
Sungguh ku tak bisa jauh dari Mu
Engkaulah Bapa yang mau mengerti
Engkaulah Bapa yang paling pahami
Takkan pernah tinggalkan ku
Itulah yang ku tau tentang Kau
Selalu setia dengan Janji Mu
Itulah Sukacita ku
Kau yang hapus setiap air mata
gantikan dengan sukacita
Tak pernah berhenti memahami
Kegalauan hati
Walau harus ku lalui
Jalan sempit seakan tak bertepi
ku tak takut bahaya
Sebab ku tau Tangan mu yang menjaga.
Kamis, 16 Juni 2011
Kebutuhan ku

Engkaulah alasan ku percaya
Engkau jawaban stiap doa
dan Engkau yang slalu mengerti stiap air mata
Tak lagi mau ku sendiri
ku ingin slalu didekat Mu
Dekat dengan hati Mu
Berjalan dalam gelap malam
hanya Engkau kebutuhan ku
Melewati Badai hidup
ku temukan bahwa hanya Kau kebutuhan ku
Ku tak mau jauh dari kasih Mu
Stiap kata hanya untuk memuliakan Mu
Sukacita ku saat ku tau
Kaulah kerinduan ku
Minggu, 12 Juni 2011
Kamis, 09 Juni 2011
Selama Kau

Hari yang telah aku jalani
Waktu yang telah Kau berikan
Semua membuat ku mengagumi Mu
Semua yang telah Kau Buat bagi Ku
Semua yang telah Kau berikan untuk hidup ku
Buat aku sadari, aku terlahir untuk mengucap syukur
Kau berikan ku kebahagian
Kau berikan ku sukacita
Dan terlebih dari semua itu Kau berikan ku Cinta Mu
Semakin membuat ku terkagum akan sosok diri Mu
yang begitu nyata atas ku
Semua alasan ini membuat aku tetap mengagumi mu
Saat Kau membawa ku, melintasi Badai...
Kekaguman ku akan pribadi Mu membuat aku tak takut lagi
Cinta Mu membuat ku kuat....
Selama Kau dipihak ku tak ada lagi takut ku
Selama Kau disisi ku tak lagi Gentar diri ku
Selama Kau milik ku, tak lagi ku merasa sendiri
Karena Slamanya Kau beserta ku...
Selasa, 07 Juni 2011
oh...God How i Need You

Semua yang telah ku Jalani
membuat ku mengerti
bahwa setiap langkah
aku membutuhkan Mu
setiap cara aku membutuhkan Kehendak MU
Disetiap langkah ku
tak mau lagi sendiri
tak mau lagi melangkah tanpa tangan Mu
melakukan tanpa KehendakMu
Benar - Benar Mau Engkau....
Benar - Benar Mengiginkan Engkau...
Benar - Benar tak Bisa tanpa Engakau
Lets Start a brand new
life with You
Lord how i need You
Rabu, 01 Juni 2011
arti sebuah kehilangan bagi ku
dua benda yang terpenting bagi ku ( setidaknya begitu yang ku rasa sampai benda it hilang dri ku ) hilang, tanpa saya tau,...
tapi akhirnya bisa menyadarkan saa bahwa tidak ada yang bisa kita jaga,...
kita tak bisa berbuat apa - apa untuk semua kehilangan itu.
Tuhanlah yang berkehendak, maka semuanya akan terjadi.
saya percaya mujizat masih ada,...saya percaya itu.
tapi akhirnya bisa menyadarkan saa bahwa tidak ada yang bisa kita jaga,...
kita tak bisa berbuat apa - apa untuk semua kehilangan itu.
Tuhanlah yang berkehendak, maka semuanya akan terjadi.
saya percaya mujizat masih ada,...saya percaya itu.
Sabtu, 21 Mei 2011
Kisah 1000 hari sabtu

Makin tua, aku makin menikmati Sabtu pagi. Mungkin karena adanya keheningan sunyi senyap sebab aku yang pertama bangun pagi, atau mungkin juga karena tak terkira gembiraku sebab tak usah masuk kerja. Apapun alasannya, beberapa jam pertama Sabtu pagi amat menyenangkan.
Beberapa waktu yang lalu, aku agak memaksa diriku ke dapur dengan membawa secangkir kopi hangat di satu tangan dan koran pagi itu di tangan lainnya. Apa yang biasa kulakukan di Sabtu pagi, berubah menjadi saat yang tak terlupakan dalam hidup ini. Begini kisahnya.
Aku keraskan suara radioku untuk mendengarkan suatu acara 'Bincang-bincang Sabtu Pagi'. Aku dengar seseorang agak tua dengan suara emas-nya. Ia sedang berbicara mengenai seribu kelereng kepada seseorang di telpon yang dipanggil "Tom". Aku tergelitik dan duduk ingin mendengarkan apa obrolannya.
"Dengar Tom, kedengarannya kau memang sibuk dengan pekerjaanmu. Aku yakin mereka menggajimu cukup banyak, tapi kan
sangat sayang sekali kalau kau harus terlalu sering meninggalkan rumah dan keluargamu. Sulit kupercaya kok ada anak muda yang harus bekerja 60 atau 70 jam seminggu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk menonton pertunjukan tarian putrimu pun kau tak sempat". Ia melanjutkan: "Biar kuceritakan ini, Tom, sesuatu yang membantuku mengatur dan menjaga
prioritas apa yang yang harus kulakukan dalam hidupku."
Lalu mulailah ia menerangkan teori "seribu kelereng"-nya. "Begini Tom, suatu hari aku duduk-duduk dan mulai menghitung-hitung. Kan umumnya orang rata-rata hidup 75 tahun. Ya aku tahu, ada yang lebih dan ada yang kurang, tapi secara rata-rata umumnya kan sekitar 75 tahun. Lalu, aku kalikan 75 ini dengan 52 dan mendapatkan angka 3900 yang merupakan jumlah semua hari Sabtu yang rata-rata dimiliki seseorang selama hidupnya. Sekarang perhatikan benar-benar Tom, aku mau beranjak ke hal
yang lebih penting. Tahukah kau, setelah aku berumur 55 tahun baru terpikir olehku semua detail ini," sambungnya.
"Dan pada saat itu aku kan sudah melewatkan 2800 hari Sabtu. Aku terbiasa memikirkan, andaikata aku bisa hidup sampai 75 tahun, maka buatku cuma tersisa sekitar 1000 hari Sabtu yang masih bisa kunikmati. Lalu aku pergi ke toko mainan dan membeli tiap butir kelereng yang ada. Aku butuh mengunjungi tiga toko, baru bisa mendapatkan 1000 kelereng itu.
Kubawa pulang, kumasukkan dalam sebuah kotak plastik bening besar yang kuletakkan di tempat kerjaku, di samping radio. Setiap Sabtu sejak itu, aku selalu ambil sebutir kelereng dan membuangnya. Aku alami, bahwa dengan mengawasi kelereng-kelereng itu menghilang, aku lebih memfokuskan diri pada hal-hal yang betul-betul penting dalam hidupku.
Sungguh, tak ada yang lebih berharga daripada mengamati waktumu di dunia ini menghilang dan berkurang, untuk menolongmu membenahi dan meluruskan segala prioritas hidupmu. Sekarang aku ingin memberikan pesan terakhir sebelum kuputuskan
teleponmu dan mengajak keluar istriku tersayang untuk sarapan pagi. Pagi ini, kelereng terakhirku telah kuambil, kukeluarkan dari kotaknya. Aku berpikir, kalau aku sampai bertahan hingga Sabtu yang akan datang, maka Allah telah memberiku sedikit waktu tambahan untuk kuhabiskan dengan orang-orang yang kusayangi.
Senang sekali bisa berbicara denganmu, Tom. Aku harap kau bisa melewatkan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang kaukasihi, dan aku berharap suatu saat bisa berjumpa denganmu. Selamat pagi!"
Saat dia berhenti, begitu sunyi hening, jatuhnya satu jarumpun bisa terdengar! Untuk sejenak, bahkan moderator acara itupun membisu. Mungkin ia mau memberi kesempatan kepada para pendengarnya untuk memikirkan segalanya.
Sebenarnya aku sudah merencanakan mau bekerja pagi itu, tetapi aku ganti acara, aku naik ke atas dan membangunkan istriku dengan sebuah kecupan.
"Ayo sayang, kuajak kau dan anak-anak ke luar, pergi sarapan."
"Lho, ada apa ini...?" tanyanya tersenyum.
"Ah, tidak ada apa-apa, tidak ada yang spesial," jawabku, "Kan sudah cukup lama kita tidak melewatkan hari Sabtu dengan anak-anak? Oh ya, nanti kita juga akan berhenti di toko mainan ya? Aku butuh beli kelereng." (Fr. Rick of Kingston)
"Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap." (Yakobus 4:14)
Hukum Truck Sampah

Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.
Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya dan mulai menjerit ke arah kami. Supir taxi hanya tersenyum dan melambai pada orang orang tersebut. Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat. Maka saya bertanya, "Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!" Saat itulah saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut "Hukum Truk Sampah".
Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan, kekecewaan. Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya, dan seringkali mereka membuangnya kepada anda. Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, berkati mereka, lalu lanjutkan hidup.
Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui, di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan. Intinya, orang yang sukses adalah orang yang tidak membiarkan "truk sampah" mengambil alih hari-hari mereka dengan merusak suasana hati.
Hidup ini terlalu singkat untuk bangun di pagi hari dengan penyesalan, maka: Kasihilah orang yang memperlakukan anda dengan benar, berdoalah bagi yang tidak. Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90% tentang bagaimana kamu menghadapinya. Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.
Ada begitu banyak anak-anak Tuhan yang sudah lahir baru, sudah melayani, bahkan sudah menjadi hamba Tuhan akan tetapi hidupnya begitu pahit, penuh dengan luka-luka lama yang belum dipulihkan akhirnya seiring dengan berjalannya waktu, kehidupan mereka bukan semakin terbang seperti burung rajawali melainkan melompat lompat seperti ayam sayur yang mau dipotong. Semua aktifitas yang kelihatan rohani, kuat, dsb... yang dilakukan hanyalah semu.
Kehidupannya penuh dengan Tungku Emosi yang siap meledak at anytime and anywhere and in everything, jika merasa terusik dan tidak nyaman.
Kita semua memang tidak ada yang sempurna, hanya Yesus yang sempurna. Tapi kuasa kematian dan kebangkitanNya juga memberikan kepada kita untuk dapat hidup sesuai dengan standar Kerajaan Allah lewat pertolongan Roh Kudus.
Selasa, 17 Mei 2011
hari rabu subuh tanggal 18 mei 2011
waktu yang ada ini harus aku manfaatkan dengan baik untuk sekedar memenuhi target hidup seberapa yang Tuhan ijinkan pada ku
Selasa, 12 April 2011
for my Luvly sistr...........

And I never thought I'd feel this way
And as far as I'm concerned
I'm glad I got the chance to say
That I do believe I love you
And if I should ever go away
Well, then close your eyes and try to feel
The way we do today
And then if you can remember
Keep smilin', keep shinin'
Knowin' you can always count on me, for sure
That's what friends are for
For good times and bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for
Well, you came and opened me
And now there's so much more I see
And so by the way I thank you
Whoa, and then for the times when we're apart
Well, then close your eyes and know
These words are comin' from my heart
And then if you can remember, oh
Keep smiling, keep shining
Knowing you can always count on me, for sure
That's what friends are for
In good times, in bad times
I'll be on your side forever more
Oh, that's what friends are for
Whoa... oh... oh... keep smilin', keep shinin'
Knowin' you can always count on me, for sure
That's what friends are for
For good times and bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for
Keep smilin', keep shinin'
Knowin' you can always count on me, oh, for sure
'Cause I tell you that's what friends are for
For good times and for bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for (That's what friends are for)
On me, for sure
That's what friends are for
Keep smilin', keep shinin'
All lyrics are property and copyright of their owners.
All lyrics provided for educational purposes only.
Kepompong

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk dan mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.
Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.
Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut.
Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Tapi semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang.
Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yg dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke
dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh
kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang-kadang perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yg semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak akan pernah dapat "terbang".
Mungkin kita perlu mengatakan:
Saya memohon Kekuatan...
Dan Tuhan memberi saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat.
Saya memohon Kebijakan...
Dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.
Saya memohon Kemakmuran...
Dan Tuhan memberi saya otak dan tenaga untuk bekerja.
Saya memohon Keteguhan hati...
Dan Tuhan memberi saya bahaya untuk diatasi.
Saya memohon Cinta...
Dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.
Saya memohon Kemurahan/kebaikan hati...
Dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan.
Saya tidak memperoleh yang saya inginkan, saya tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan. Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita, kebanyakan kita tidak mengerti/mengenal, bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, kenyataannya itulah yang terbaik untuk kita. Berserahlah senantiasa.
Si Ceria dan Si Murung

Si Ceria dan Si Murung
Seperti namanya, Ceria mempunyai sifat periang, selalu gembira, dan selalu tersenyum. Sebaliknya Si Murung mempunyai perangai yang cemberut, selalu sedih, dan jarang tersenyum. Suatu ketika orangtua mereka berpikiran untuk membuat Si Murung tersenyum gembira dan membuat Si Ceria menjadi cemberut dan sedih. Nah, orangtua merekapun mulai memikiran apa yang menjadi kesenangan mereka!
Si Cemberut yang menginjak masa ABG sedang terkena demam HP, jika pergi dengan teman-temannya sering kali ia meminjam HP milik temannya untuk menelpon. Kemudian orangtuanya membelikan dia HP supaya dia menjadi senang dan gembira.
Sewaktu cemberut pergi sekolah HP itu dibungkus oleh orangtuanya dengan kertas kado yang bagus dan diletakkan di kamarnya. Sewaktu Cemberut pulang ia segera masuk ke kamarnya, dan ia melihat ada kado di kasurnya. Dengan sigap ia cepat-cepat membuka kado itu dan ia terkejut sekali ketika di dalamnya berisi HP.
Wajahnya tersenyum, tapi tidak lama. Kemudian ia murung lagi karena ia berpikiran kalau-kalau HP ini ia bawa pasti teman-temannya akan banyak yang pinjam, terus kalo rusak biayanya pasti mahal. Di benaknya selalu muncul pikiran yang negatif, sehingga kado HP itu menjadi beban baginya. Dan yang keluar dari mulutnya adalah omelan-omelan dan umpatan, bukannya terima kasih kepada orangtuanya.
Si Ceria yang senang dengan kuda, diberi oleh orangtuanya kotoran kuda dengan harapan ia menjadi cemberut dan sedih. Kotoran kuda yang dibungkus dengan menarik itu juga diletakkan di kamarnya.
Sewaktu Ceria pulang ia juga terkejut ada kado di kamarnya. Dengan sigap ia membuka pula kado itu. Ketika dibuka bau busuk keluar dari kado itu, dan alangkah terkejutnya bahwa kado itu berisi kotoran kuda. Mukanya menjadi kebingungan sebentar. Dia berpikir, "Masa sih orangtuaku yang begitu mencintai aku memberi aku kotoran kuda, wah pasti ada sesuatu di balik hadiah ini!"
Setelah berpikir sebentar kemudian ia lari kepada orangtuanya dan mencium mereka. Orangtuanya sangat bingung dan terkejut kemudian bertanya, "Lho kamu itu diberi kotoran kuda kok senang sih?"
Lalu Ceria menjawab, "Papa, Mama, saya tahu kalian sangat mencintai saya, jadi tidak mungkin memberi kotoran kuda kepada saya, pasti kotoran kuda itu adalah sebuah tanda. Kalau ada kotoran kuda, berarti ada kudanya. Saya tahu bahwa kalian akan membelikan kuda pony buat saya, dan sekarang mana kudanya?"
Kemudian orangtuanya berkata, "Lho kami hanya memberi itu kepada kamu." Ceria menyahut, "Tidak mungkin saya yakin pasti ada kudanya." Akhirnya orangtuanya mengalah, dan membelikan dia kuda pony.
Orang yang hidupnya merasa sangat dicintai Tuhan akan selalu berpikir bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik dalam hidupnya, walaupun dia sedang dalam penderitaan. Sehingga orang yang hidup dalam cinta kasih Tuhan akan selalu gembira dan ceria di dalam hidupnya.
Sebaliknya orang yang tidak merasa dikasihi oleh Tuhan, akan merasa bahwa hidup ini menjadi beban penderitaan yang sangat panjang. Sehingga di dalam hidupnya akan gelisah, takut dan khawatir.
Rabu, 06 April 2011
Selasa, 05 April 2011
Seems so hard

hidup kadang begitu aneh....
semua orang mau terlihat begitu baik...
dengan segala hal yang mungkin untuk mereka lakukan, mereka mau terlihat baik.
Tidak hanya itu banyak dari kita pun terlalu sering membuat persepsi tentang orang lain
dan ironisnya persepsi yang kita buat dengan sengaja untuk menjatuhkan orang lain,
agar kita terlihat dimata yang mengamati kita.
Tidak jarang pun banyak dari kita membuat sebuah persepsi tentang orang yang bahkan tidak kita kenal hanya untuk membuat diri kita dan orang lain yakin bahwa kitalah yang terbaik...
Hidup penuh banyak warna -warni,....
Sampai hari ini pun saya belum benar - benar mengerti apa yang sebenarnya terjadi karena semua yang terjadi sangat membingungkan.....
Langganan:
Postingan (Atom)




