Selasa, 01 Maret 2011

ini menjadi sebuah kisah....


Seketika, waktu membawa jiwa itu melayang....
Jauh terbang kesebuah negeri antah berantah yang tak pernah di pijak sebelumnya.....
Dengan enggan jiwa itu menapakkan kakinya di Tanah Negeri itu...
Ehmp....Negeri ini sangat indah, banyak yang bisa membuat mata jiwa terkagum, entah terbuat dari apa negeri ini, semuanya terasa begitu indah,.....
Jiwa pun, mulai menari dengan tarian bahagia,...
" Hai jiwa, disinilah tempat mu yang sebenarnya, kamu ada di tempat yang tepat, kamu tidak benar - benar tersesat karena kamu berada di tempat yang seharusnya..." pekik jiwa dalam tarian erotis kebahagiaan.....
" Selamat datang jiwa baru, kami akan menjadi teman dalam susah dan duka mu, kami akan terus menemani mu karena kami dan kamu adalah sama dan satu " terlihat banyak jiwa lain datang bergabung dalam tarian pemecah jiwa.
Tarian yang seirama membuat mereka tak bisa dibedakan lagi semua jiwa yang terlilit kebahagian, jiwa yang terbelenggu makna ceria.
Tarian demi tarian, lompatan demi lompatan bakhan pacuan langkah dalam kebahagiaan, membuat para jiwa bernyanyi bersenandung dalam ramainya rantai uphoria sejati.
Tapi......
ternyata jiwa pun merasa lelah dan perlu menghentikan tarian ini, karena ternyata selama ini jiwa yang datang padanya dan berkata akan menjadi teman dan sahabat tidak lebih dari sekedar sekumpulan jiwa yang yang menari dengan kaki sang jiwa penari sejati karena mereka sebenarnya tak bisa membentuk langkah tarian, mereka hanya bisa bergerak kesana kemari tanpa makna.
Mereka hanya bernyanyi dengan menggunakan nada sang jiwa pesenandung sejati karena ternyata mereka sama sekali tidak bisa bersenandung apa lagi bernyanyi, karena mereka hanya bisa berucap tanpa tau makna ucapannya.
mereka ada bukan untuk menjadi teman, tapi mereka ada hanya untuk diri mereka sendiri, agar mereka bisa terlihat bernyanyi dan menari,....
Jiwa ingin kembali karena semua terasa begitu melelahkan,.....
Menarik diri dan berhenti menari sejenak untuk supaya bisa menari lagi dengan tarian jiwa yang sebenarnya, bukan sebagai kaki jiwa mereka.
Dan hal besar yang disadari ternyata, mereka bukanlah sekumpulan jiwa.....
Mereka hanya sekumpulan bentuk aneh yang menakutkan....
Berbentuk bibir yang tak berhenti mengucapkan sumpah serapah pada orang agar mereka terlihat lebih indah....
Mereka harus mencerca agar mereka terlihat baik, karena sebenarnya tak ada kebaikkan pada mereka. mereka hanya sekumpulan bibir tak bernyawa yang menumpang hidup pada setiap jiwa sejati yang menghampiri dunia mereka.
Mereka jahat namun terpaksa harus terlihat baik agar mereka bisa hidup, tuntutan untuk hidup membuat mereka terlihat baik bagi sang jiwa.....
Kasian mereka, tapi juga biadab mereka...!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Tak ada faedah untuk hidup,....bergantung pada kelemahan sang jiwa untuk terlihat baik dan bagus.........
sama sekali bukan jiwa, sama sekali tak memiliki hati...mereka hanya punya semangat untuk hidup sampai rela mengorbankan jiwa sejati...
Musnah dan Hilanglah Kalian.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar