Rabu, 01 Februari 2012

2 Februari 2012

Fokus dan Bertekun, hal yang menjadikan kita biasa menaikkan standart kita, ada apa diri kita saat ini. sedangkan masa depan adalah apa yang kita lihat di mana kita akan berarda setelah lima tahun dari sekarang.
Bukan hanya sebuah impian namun kita akan menghidupi impian itu dengan tekun sehingga apa yang kita lihat, tempat yang kita lihat akan benar - benar kita pijaki suatu saat nanti.
Menurut saya tidak salah memang jika kita dapat mengambil langkah mundur dan sebentar mengamati apa yang sedang terjadi dari posisi yang kita pilih, setelah semuanya dapat diamati barulah kita dapat menentukan langkah selanjutnya, yang sudah pasti penuh dengan perencanaan dan antisipasi yang matang.
Memang pada dasarnya saat ini saya sedang mengalami kemunduran, itu yang saya pikirkan sebelum saya menulis saat ini, namun sekarang saya berfikir ini bukan sebuah kemunduran namun sebuah langkah akselerasi yang saya ambil agar saya dapat melakukan start yang baik.
Saya sama sekali " not blame anyone else" untuk situasi yang saya hadapi dan untuk langkah yang saya ambil ini. Walaupun jujur saya sempat melakukannya, ada sedikit kekisruhan yang saya "persalahkan" dan sekarang tidak berpengaruh lagi bagi saya. Sebab yang sebenarnya adalah FOKUS utama saya dalam hidup saya hanya Tuhan yang saya lakukan dalam melayani dan memuliakan NamaNya dan keluarga saya, untuk membahagiakan mereka yang dimana Tuhan percayakan saya ada di tengah - tengah mereka.
Hari ini saya benar - benar sadar bahwa semua yang saya alami ini ada banyak hal yang Tuhan mau saya pelajari. Selain itu keadaan yang ada di sekitar saya sama sekali tidak mempengaruhi saya, itu yang saya  selalu katakan, walaupun terus terang kadang saya merasa begitu berat melaluinya. Dan Puji Nama Tuhan, Hari ini saya tersadar bahwa Hidup saya ini di tentukan oleh perkataan manusia. Manusia boleh menjelek - jelekkan saya, manusia boleh berkata apa saja yang mereka mau tentang saya. Bahkan boleh saling mempengaruhi agar saya terlihat jelek, dan kusam serta usang, namun hidup saya ini terjadi karna perkataan Tuhan, saya ada di muka bumi ini ada karena Kehendak Tuhan maka biarlah kehendak Tuhan yang terjadi pada saya bukan perkataan manusia. Setiap orang boleh punya pemikiran apa saja mengenai saya, namun Tuhanlah yang mengetahui hati saya, Manusia boleh membeci saya Namun Tuhanlah yang berhak menghakimi saya.
Jadi Tak ada yang dapat menghakimi sesamanya, karena kita masih manusia, kita masih bisa jatuh, kesempurnaan itu Tuhan punya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar